Rabu, 22 Oktober 2014

Yang Tidak Kita Sadari Dalam Kehidupan Sehari-hari


Dalam keseharain tanpa kita sadari, sering terbesit dalam pikiran kita merasa kurang puas dengan keadaan kita saat ini, mungkin kita merasa kecewa karena apa yang kita harapkan belum sesuai dengan kenyataan yang kita terima. Kadang kala ketidakpuasan kita dengan keadaan dan kehidupan kita sekarang seringkali menjadikan kita merasa kurang bergairah dan tidak bersemangat, lesu dalam bekerja dan berkatifitas, bahkan yang paling parah bila kita mengingkari rahmat kasih sayang Allah SWT dan berburuk sangka pada-Nya. Sungguh kita termasuk orang-orang yang tidak pandai bersyukur.

Dunia ini fana. Manusia hidup di dunia sekejap saja. Toh, kehidupan dunia yang hanya sementara ini nyatanya telah menjebak banyak manusia untuk tenggelam mencari kesenangan yang seolah tidak ada habisnya. Kehidupan akhirat yang kekal abadi pun kemudian terlupakan.

Ya, keinginan manusia akan kesenangan hidup ini seolah tidak ada batasnya. Setelah terpenuhi satu keinginan, akan muncul keinginan yang lain, begitu seterusnya.

Hingga segala cara akan ditempuh demi menggapai keinginan akan kesenangan atas segala hal yang bersifat duniawi, tidak peduli lagi baik buruk, halal haram, dan dosa serta neraka. Yang penting dapat hidup senang bergelimang harta dan memiliki kedudukan.
Seandainya manusia mengetahui betapa kehidupan akhirat itulah sebenar-benar kehidupan, kehidupan yang tidak ada lagi kematian, tentu mereka akan mengambil apa-apa yang ada dalam kehidupan dunia ini sedikit saja dan seperlunya. Sayangnya, kesadaran akan hal ini faktanya tidak dimiliki semua orang. Hingga mereka menjadi sedemikian rakus. Ibaratnya, seluruh isi dunia ini pun masih kurang untuk memuaskan keserakahannya.

Kita tentu berlindung kepada Allah dari sifat rakus dan selalu merasa kurang ini sehingga tidiak terjerumus melakukan tindakan-tindakan yang dilarang karena memperturutkan hasrat duniawi. Cara paling ampuh untuk membentengi diri dari sifat serakah dan tidak pernah puas adalah senantiasa bersyukur.

Bersyukur akan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Dengan bersyukur kita akan selalu merasa cukup dengan nikmat yang limpahkan Allah, sedikit atau banyak.

Bersyukur juga akan menjadikan kita tetap rendah hati dan jauh dari sifat sombong sebab kita menyadari bahwa semua yang ada pada diri kita sekarang adalah pemberian Allah semata.

Bersyukur akan membuat jiwa kita diliputi kasih sayang, baik kepada sesama manusia maupun alam. Sebab, dengan kesyukuran kita, kita akan memiliki kesanggupan untuk berbagi dan melindungi. Bukan mengeksploitasi dan menerkam sesama manusia serta alam hanya demi menumpuk harta dunia.

Rasa syukur akan membuat hati dan jiwa kita tenteram. Kita tidak akan gelisah oleh banyaknya keinginan yang belum terpenuhi dan ambisi yang belum tercapai.

Sungguh syukur akan membuat hidup kita menjadi indah dan bahagia.Allah pun memerintahkan kepada manusia agar senantiasa bersyukur, sebagaimana diterangkan dalam banyak ayat Al-Qur’an. Allah juga menjanjikan bahwa siapa yang bersyukur pasti akan ditambah nikmatnya. Sebaliknya, bagi siapa kufur atas nikmat Allah, maka ia akan mendapatkan siksa yang pedih.
Sifat penuh rasa syukur akan memuliakan kedudukan seorang insan. Sebaliknya, tanpa rasa syukur, seseorang hanya akan menjadi pribadi pengeluh, selalu merasa kurang, tidak ingat untuk berbagi, bahkan sanggup melakukan cara apa saja demi mewujudkan ambisi atau menyesap kesenangan hidup yang tiada berujung.

Lantas, bagaimana caranya agar kita dapat menjadi orang yang senantiasa bersyukur? Kita dapat menjadi hamba Allah yang mudah bersyukur dengan membiasakan diri melakukan hal-hal berikut ini.
1. Melihat ke bawah untuk urusan duniawiDengan melihat ke bawah, kita akan mengetahui bahwa kita jauh lebih beruntung dan jauh lebih kaya dibandingkan jutaan manusia di muka bumi ini.
Banyak saudara kita yang tidak dapat makan, tidak memiliki tempat tinggal, menderita penyakit parah, hidup di daerah konflik, atau mengalami musibah bencana alam. Dibandingkan dengan mereka, bukankah apa yang ada pada diri kita jauh lebih baik? Jadi, tidak ada alasan kita tidak bersyukur bukan?
2. Selalu mengingat nikmat yang kita terima dari AllahKita tidak mungkin dapat menghitung nikmat yang kita terima dari Allah SWT saking banyaknya nikmat tersebut. Namun, selalu mengingat sebagian nikmat tersebut akan membawa kita pada rasa syukur.
3. Selalu mengucapkan alhamdulillahUcapan alhamdulilllah yang kita ucapkan setiap kali mendapatkan karunia dari Allah akan mengingatkan kita betapa Allah adalah Maha Pengasih dan Penyayang, yang selalu memberikan yang terbaik bagi manusia. Ucapann ini akan mengingatkan kita agar tidak lupa bersyukur.
4. Membiasakan diri untuk mengucapkan terima kasihUcapan terima kasih yang kita ucapkan setiap kali menerima kebaikan dari orang akan membiasakan kita untuk senantiasa bersyukur atas hal baik yang kita terima.
5. Berhenti mengeluhKetika menghadapi kenyataan yang tidak sesuai harapan, kita kerap kali  tergoda untuk mengeluh. Mulailah mengubah kebiasaan ini. Lebih baik berhenti mengeluh dan segera produktif berkarya sehingga hasil yang baik akan kita dapat dan kita pun akan lebih mudah bagi kita untuk bersyukur.

Selasa, 14 Oktober 2014

True Story Part 1 ku tidak tahu jika semuanya akan menjadi seperti ini


 
ku tidak tahu jika semuanya akan menjadi seperti ini .. :(

setelah bertahun-tahun tidak bertemu ternyata Allah mempertemukanku kembali pada tanggal 21 September 2013 yang lalu. (pertemuan pertama si pas aku masih SMA n waktu itu pas brenang di snowbay TMII) :) :)

Ku tak ada rasa apa2 saat itu, hanya datang di suatu acara tantenya yg kebetulan juga wakasek ditempat aq kerja...bingung pas datang ksana cz minim bgd tmpt duduk. Alhasil saya menyusuri sebuah ruangan yang dmna dsana trdapat sebuah sofa yg terdapat dua pria sedang berbincang-bincang seru sepertinya, langsung saja saya bersalaman dengan kedua pria tersebut dan duduk tepat disampingnya cz kebetulan msh kosong...

Ga lama kmudian acara dimulai...ingat sekali waktu itu mc acaranya bu lani n ada pembacaan al qur’an oleh bu arum...(ga penting jugalah,,,,tp ini momment :))

Masih inget juga menu makanan di acara itu ada soto ayam, somay n es cincau.. :) waktu itu tante iin minta ambilin cincau,,ywdh aq ambilin aja n trnyata tumpah tu es cincaunnya...(pria itu msh ingat sekali kejadian ini, pdahal aq saja tak ingat :))  udh sgni dlu aja dh hari ini cz masih banyak yg mau aq ceritain tntangnya....next aq ceritain prtemuan yg ketiga :):):)

Minggu, 12 Oktober 2014

Coretan Hati Anak Tunggal


aku kesepiaaannn..
itu yang aku rasain sekarang, dlu, kemarin, mungkin juga besok, minggu depan, taon depan..
kenapa? bukan karna aku ga punya temen ato ga ada yg menemaniku.. tapiii karna aku jadi anak tunggal.... !
kalo ada yang bilang jadi anak tunggal itu enak, hmm.. 90% itu salah...
karna aku sendiri yg mengalami lebih dari 23tahun jadi anak tunggal (*agaklebaykayaknya)
bukannya aku ga bersyukur, bukannya aku ga terima, bukannya aku sok banyak mengeluh..
aku bersyukuuuur banget nget nget bisa lahir di dunia dan punya kedua orangtua, ayah dan ibu yang sangat baek dan suayang banget sama aku..slalu menuruti apa yang aku mau (selama itu masih dalam batas kewajaran lho , haha, klo aku mintanya beli rumah masa mau langsung ngasih,, :p )
ehh. balik lagi ke judul yah.. emang enak jadi anak tunggal??? menurutku sih ga enak2 banget, malah banyak ga enaknya..
tiap ketemu temen baru, dan tanya ini itu, termasuk pertanyaan 'kamu anak keberapa?', 'punya kakak?', 'punya adek?'.. yaa seputar itulah pokoknya, hmm jawabanku pastilah "AKU INI ANAK TUNGGAL", "ga punya sodara kandung", "ga punya kakak", "ga punya adek", "anak pertama dan terakhir"
pasti deh temen2 aku tu bilang,, 'duuh, enak ya jd anak tunggal..' .. uhhh, enak dari hongkong...! :D
mungkin menurut mereka enaknya tuh klo kita minta apa2 pasti diturutin, pasti dibeliin, semua kasih sayang ortu terlimpah sama kita tanpa harus terbagi buat adek ato kakak, dan pada akhirnya warisan pasti jatuh cuma ke anak tunggal.. haha
ya.. itu sih emang bener, tapi apa arti semua itu kalo setiap hari kita KESEPIAN, dirumah ga ada temen maen, temen ngobrol, apalagi kalo kedua ortu sama2 kerja, kayak yg aku dan anak tunggal laen alami.

ya Allah.. aku pengen banget merasakan punya kakak ato adek. pasti rasanya seruuuuu.. hidup jd lebih berwarna.. bersyukur deh kalian yang pada punya kakak, punya adek, walaupun kadang kalian bertengkar, musuh2an, tapi kalian sungguh beruntung bisa punya sodara.. karna jadi anak tunggal itu ga enak , sepiiiiiii :(

udah dlu deh, to be continued kapan2 aja :P