Senin, 09 Maret 2015

Because I’m not smart…

Sebenarnya tak ini menceritakan tentang kamu disini, pria itu berinisial R.A, ya seorang pria berdarah Kuningan Jawa Barat. Aku mengenalnya sekitar tahun 2006-2007 sewaktu aku masih SMP. Tak perlu detail juga cz mungkin juga kalian tak tahu siapa yang aku maksud…(lain dengan teman2 sekolahku dulu).

Beberapa bulan ini dia hadir dan begitu membingungkan, aku memang tak mengenal begitu dekat hanya saja bila aku ingin mencetak foto, membuat pin, gantungan hp, jam dinding berwarna pink pasti aku bertemu denganmu atau bahkan hanya sekedar memindahkan data atau meminta lagu. Pertemuan denganmu begitu renyah…(kerupuk kali…) hanya saja aku tak tahu apa dibalik semua itu.

Kamu ingat tidak jika kamu yang mendesain undangan sweet seventeenku 2009 lalu, itu bgtu sempurna menurutku. Kamu memang ahli dalam mendesain tidak seperti aku. Kamu perlu tau semenjak kamu tidak disana, aku sama sekali tak pernah mengunjungi tempat itu. Bahkan malah teman kerjamu yang menanyaiku kemarin lewat saudaraku (mba iin). “mut kemana in ga pernah ksini?” begitulah pertanyaannya. Ingat sekali waktu itu aku sedang diwisuda tgl 21 Februari 2014.

Kamu memang pria konyol yang aku kenal, baru saja aku tahu perasaanmu masa tiba-tiba sudah mau mengajak nikah. Ya jelas saja aku berpikir itu hanya becandaan. Aku tahu betul kamu bilang menyukaiku semenjak aku masih sekolah, kamu bilang aku punya pesona yang berbeda,  hanya saja kamu tidak tahu bagaimana cara mengungkapkannya. (Itu bbm dari kamu beberapa bulan yang lalu).

Kamu juga pria yang mengajakku bertemu hari jum’at itu yang ku tahu itu memang hari baik buat semua orang. Kamu juga selalu menelponku disaat yang tidak tepat menurutku. Ingat tidak hari jum’at juga kamu bbm bilang “selamat pagi kamu yang ada di hati aku”. Kamu juga bilang “aku suka kamu, aku ingin mengenal kamu, tapi waktu berkata lain, kita sibuk dengan dunia kita masing-masing,,aku tak tahu apa yang harus aku lakukan”. Satu hal lagi yang membuatku speechless kamu bilang “masalahnya aa belum pernah pacaran, jadi tidak tahu rasanya jatuh cinta itu seperti apa?”.

Balik ke judul deh, kenapa because I’m not smart???
Ya itu personal message R.A yang pastinya teruntukku. Aku memang mendambakan pria yang smart. Itu bukan tanpa alasan pastinya. Gak harus juara Olimpiade Sains, gak harus langganan juara kelas seperti yang aku damba waktu SMA bukan pula berati indigo y…. Smart disini berarti bisa enak diajak ngobrol karena tahu banyak hal.

Bukan aku mengeluarkan banyak alasan untuk tidak bertemu atau membalas semua pesan-pesanmu dan bahkan mengangkat telponmu, hanya saja memang ada seorang pria yang aku tuju. Ya walaupun pria itu memang tak memberi sedikitpun hatinya padaku. Memang sempat dia mencoba membuka hati, ya tapi aku bukan yang diinginkan…lebih tepatnya bukan orang yang dibutuhkannya.

Sudahlah cukup sampai disini aja ceritanya, sepertinya aku laper dan harus makan…

Continue>>


Tidak ada komentar:

Posting Komentar