Sabtu, 10 Januari 2015

Because Rurouni Kenshin: The Legend Ends




19 Oktober 2014 berawal dari sebuah perkenalan yg berlanjut menjadi pertemuan dan berakhir menjadi CINTA. Pengalaman pertama juga buat aku mengajak seorang pria nonton di blitzmegaplex cz selama ini aku biasa nonton sama mas onel n farah . Kebetulan juga waktu itu mas onel lagi sibuk bimbel (maklum masih kelas 6 SD) n farah juga pulang sore terus.
Aku mengenalnya, dia sosok yg menyenangkan. Berkomunikasi dengannya membuatku sering tertawa senang. Masih terasa asing, tapi tidak kaku, rasanya nyaman, bahkan sangat menyenangkan. Seolah-olah sifatku yang takut untuk bertemu dengan orang baru hilang entah kemana…
Pertemuan itu ternyata awal dari pertemuan selanjutnya. Waktuku tidak pernah habis untuk berkomunikasi dengannya, intens, selalu dan selalu. (ahhhh itu sih yg aku mau… J)
Motif dari perkenalan ini adalah karena kami kuliah di kampus yg sama, skripsi dengan metode yang sama n dosen pembimbing yang sama, semoga tidak ada satu orangpun yg mengetahui hubungan kami apalagi pertemuan kami. (ga terlalu suka curhat sama temen2 juga sih)
Pertemuan ini membuat aku dengannya terus dan terus melanjutkan hubungan yg entah apa disebutnya.
Dekat, tapi… Entahlah.

Semakin lama per
temuan ini semakin seru. Rasanya aku menemukan sebuah pencerahan setelah aku berusaha melupakan ‘cinta gagalku’ beberapa bulan yg lalu.
Dia datang disaat yg tepat. Saat aku membutuhkan sosok lain yg bisa menghiburku disaat sedih ketika aku harus melupakan ‘cinta gagalku’ itu. Hidupku jadi terasa ringan, bebanku lepas. Aku merasakan sesuatu yg berbeda. Dengan sendirinya dia telah membuat aku melepaskan gumpalan beban yg ada dipikiranku selama ini.
Sangat sangat sangat menyenangkan. Disaat aku ingin bertemu dengannya, dia mau meluangkan waktunya untukku. Entah apa yg kurasakan pada saat itu, yg pasti senang dan ‘free mind’.
Dia sosok yg unik, humoris, terkadang berpikiran dewasa. Tapi komunikasiku dengannya jarang sekali membahas sesuatu yg serius, hanya lelucon dan lelucon yg menyenangkan saja.
Hal yg membingungkanku adalah ketika teman-temanku bertanya dengan siapa aku
mengerjakan program skripsi. Semua temanku penasaran siapa dia? tapi ini pertanyaan yg tidak seharusnya kujawab kebenarannya. ini KOMITMEN yg tidak boleh dilanggar. Dia seseorang yg nyata tapi tidak dibuat nyata. Sampai-sampai aku sering menghilang ala ‘ninja’ alias kabur dari teman-temanku jika akan bertemu dengan dia, karena ini RAHASIA.
Ini pertemuan yg sangat menyenangkan.
Terimakasih, 4 bulan Anda sudah menyuguhkan lengkungan senyum dalam hari-hariku. Anda sudah berbaik hati mengizinkan aku mengenalmu sebaik yang aku bisa. Setidaknya aku tahu apa yang Anda sukai dan tidak”
Pertemuan ini masih berlanjut. Tapi entah kenapa.. hari demi hari, dia ternyata malah bermain-main dikepalaku. Selalu dan selalu muncul. Disaat aku hendak tidur, tiba-tiba dia muncul dan tersenyum di pikiranku. "APA INI? hey otak.. tidak lucu! jangan bercanda, usir dia dari pikiranku, tidak boleh! Pertemuan ini adalah perkenalan, bukan keseriusan, jadi untuk apa dia menari-nari di kepalaku?? Sudahlah.. suruh dia pergi!"
“Aku tak pernah bergurau jika mengatakan aku merindukanmu. Akhir-akhir ini, kau datang lebih sering ke dalam kepalaku. Bagiku, pertemuan kita saat itu menyebarkan candu tersendiri yang tak dapat ku hindari. Candu itu bernama rindu. Kau tau, sejak pertemuan itu aku tak dapat berhenti memikirkanmu. Kau selalu saja memenuhi pikiranku. Sedangkan aku hanya memiliki satu otak untuk mengingat semua tentangmu….sungguh menyebalkan….”
Kesal sekali rasanya ketika aku tiba2 malah memikirkannya.
Tapi..
Semakin hari aku malah semakin terhanyut dan menikmati saat membayangkan tentang dia. Wajahnya, kelucuannya, kesantaiannya, semuanya. Bahkan semakin lama dia semakin sering muncul dipikiranku. Selalu dan selalu. Tanpa jeda. sampai seharian aku beraktivitaspun selalu ada dia dipikiranku.
APA MAKSUDNYA INI?
"Apakah aku …………. JATUH CINTA????"

Tidak! ini bukan hal yg seharusnya terjadi.
Tidak boleh!
Tapi..
Semakin kutolak rasa ini… perasaan ini malah semakin menghantui pikiran dan hatiku. Aku terus terus terus memikirkan dan membayangkan dia, waktuku selalu habis untuk selalu ingin tau tentang apa yg sedang dia lakukan. Bahkan hal yg sangat menghantui adalah ketika aku malah memimpikan dia.
KENAPA JADI BEGINI?? KENAPA DIA SELALU MUNCUL DI MIMPIKU??
Mungkin karena dia sangat menarik dipandanganku, sampai-sampai bisa menarik perhatianku hingga menarik hatiku.

ternyata benar.. aku memang benar-benar JATUH CINTA PADANYA.
Biarkan saja rasa ini menjadi sebuah keindahan yg tersembunyi didalam hatiku.
Biar kurasakan sendiri. Entah sampai kapan..

Yg pasti
ceritaku dengannya adalah sebuah pertemuan, hanya pertemuan, dan akan tetap menjadi sebuah pertemuan.
Meskipun… “PERTEMUAN BERUJUNG CINTA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar