19 Oktober
2014 berawal dari
sebuah perkenalan yg berlanjut menjadi pertemuan dan berakhir menjadi CINTA. Pengalaman pertama juga buat aku mengajak seorang pria
nonton di blitzmegaplex cz selama ini aku biasa nonton sama mas onel n farah . Kebetulan
juga waktu itu mas onel lagi sibuk bimbel (maklum masih kelas 6 SD) n farah
juga pulang sore terus.
Aku mengenalnya, dia sosok yg menyenangkan. Berkomunikasi
dengannya membuatku sering tertawa senang. Masih terasa asing, tapi tidak kaku, rasanya nyaman, bahkan sangat
menyenangkan. Seolah-olah sifatku yang takut
untuk bertemu dengan orang baru hilang entah kemana…
Pertemuan itu ternyata awal dari pertemuan selanjutnya.
Waktuku tidak pernah habis untuk berkomunikasi dengannya, intens, selalu dan
selalu. (ahhhh itu sih yg aku mau… J)
Motif dari perkenalan ini adalah karena kami kuliah di kampus yg sama, skripsi dengan
metode yang sama n dosen pembimbing yang sama, semoga tidak ada satu orangpun yg mengetahui hubungan kami apalagi pertemuan kami. (ga terlalu suka curhat sama temen2 juga sih)
Pertemuan ini membuat aku dengannya terus dan
terus melanjutkan hubungan yg entah apa
disebutnya.
Dekat, tapi… Entahlah.
Semakin lama pertemuan ini semakin seru. Rasanya aku menemukan sebuah pencerahan setelah aku berusaha melupakan ‘cinta gagalku’ beberapa bulan yg lalu.
Dia datang disaat yg tepat. Saat aku membutuhkan sosok
lain yg bisa menghiburku disaat sedih ketika aku harus melupakan ‘cinta
gagalku’ itu. Hidupku jadi terasa ringan, bebanku lepas. Aku merasakan sesuatu
yg berbeda. Dengan sendirinya dia telah membuat aku melepaskan gumpalan beban
yg ada dipikiranku selama ini.
Sangat sangat sangat menyenangkan. Disaat aku ingin
bertemu dengannya, dia mau meluangkan waktunya untukku. Entah apa yg kurasakan
pada saat itu, yg pasti senang dan ‘free mind’.
Dia sosok yg unik, humoris, terkadang berpikiran dewasa. Tapi komunikasiku dengannya jarang sekali membahas sesuatu
yg serius, hanya lelucon dan lelucon yg menyenangkan saja.
Hal yg membingungkanku adalah ketika teman-temanku bertanya dengan siapa aku mengerjakan program skripsi. Semua temanku penasaran siapa dia? tapi ini pertanyaan yg tidak seharusnya kujawab kebenarannya. ini KOMITMEN yg tidak boleh dilanggar. Dia seseorang yg nyata tapi tidak dibuat nyata. Sampai-sampai aku sering menghilang ala ‘ninja’ alias kabur dari teman-temanku jika akan bertemu dengan dia, karena ini RAHASIA.
Hal yg membingungkanku adalah ketika teman-temanku bertanya dengan siapa aku mengerjakan program skripsi. Semua temanku penasaran siapa dia? tapi ini pertanyaan yg tidak seharusnya kujawab kebenarannya. ini KOMITMEN yg tidak boleh dilanggar. Dia seseorang yg nyata tapi tidak dibuat nyata. Sampai-sampai aku sering menghilang ala ‘ninja’ alias kabur dari teman-temanku jika akan bertemu dengan dia, karena ini RAHASIA.
Ini pertemuan yg sangat menyenangkan.
“Terimakasih,
4 bulan Anda sudah menyuguhkan lengkungan senyum dalam hari-hariku. Anda sudah
berbaik hati mengizinkan aku mengenalmu sebaik yang aku bisa. Setidaknya aku
tahu apa yang Anda sukai dan tidak”
Pertemuan ini masih berlanjut. Tapi entah
kenapa.. hari demi hari, dia ternyata malah bermain-main dikepalaku. Selalu dan
selalu muncul. Disaat aku hendak tidur, tiba-tiba dia muncul dan tersenyum di pikiranku. "APA INI? hey otak.. tidak lucu! jangan bercanda, usir dia
dari pikiranku, tidak boleh! Pertemuan ini adalah perkenalan, bukan keseriusan, jadi untuk apa dia
menari-nari di kepalaku?? Sudahlah.. suruh dia pergi!"
“Aku tak pernah
bergurau jika mengatakan aku merindukanmu. Akhir-akhir ini, kau datang lebih
sering ke dalam kepalaku. Bagiku, pertemuan kita saat itu menyebarkan candu
tersendiri yang tak dapat ku hindari. Candu itu bernama rindu. Kau tau, sejak
pertemuan itu aku tak dapat berhenti memikirkanmu. Kau selalu saja memenuhi
pikiranku. Sedangkan aku hanya memiliki satu otak untuk mengingat semua
tentangmu….sungguh menyebalkan….”
Kesal sekali rasanya ketika aku tiba2 malah
memikirkannya.
Tapi..
Semakin hari aku malah semakin terhanyut dan menikmati
saat membayangkan tentang dia. Wajahnya, kelucuannya, kesantaiannya, semuanya.
Bahkan semakin lama dia semakin sering muncul dipikiranku. Selalu dan selalu. Tanpa
jeda. sampai seharian aku beraktivitaspun selalu ada dia dipikiranku.
APA MAKSUDNYA INI?
"Apakah aku …………. JATUH CINTA????"
Tidak! ini bukan hal yg seharusnya terjadi.
Tidak boleh!
Tapi..
Semakin kutolak rasa ini… perasaan ini malah semakin
menghantui pikiran dan hatiku. Aku terus terus
terus memikirkan dan membayangkan dia, waktuku selalu habis untuk selalu ingin
tau tentang apa yg sedang dia lakukan. Bahkan hal yg sangat menghantui adalah
ketika aku malah memimpikan dia.
KENAPA JADI BEGINI?? KENAPA DIA SELALU MUNCUL DI
MIMPIKU??
Mungkin karena dia sangat menarik dipandanganku,
sampai-sampai bisa menarik perhatianku hingga menarik hatiku.
ternyata benar.. aku memang benar-benar JATUH CINTA PADANYA.
Biarkan saja rasa ini menjadi sebuah keindahan yg
tersembunyi didalam hatiku.
Biar kurasakan sendiri. Entah sampai kapan..
Yg pasti ceritaku dengannya adalah sebuah pertemuan, hanya pertemuan, dan akan tetap menjadi sebuah pertemuan.
Meskipun… “PERTEMUAN BERUJUNG CINTA”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar