Hari ini aku
putuskan untuk meninggalkan bekasi, ya mungkin untuk sepekan sekedar
menghilangkan penat sejenak rehat dipangkuan sang ibu…
Hoammmm, lelah
rasanya yaa? Capek dan bosan membuat program sendiri tapi ngga berhasil.
There’s nothing to do now, so I decide to write what I am feeling about.
Hmmm, aku
sedikit mau bercerita tentang unek-unek selama menjabat sebagai mahasiswa tingkat
akhir. Banyak kisah pahit dan manisnya. Banyak sandungan dan hambatannya.
Kira –kira ini gambarannya :
·
Kalau udah berurusan sama skripsi, pasti sakit yang gak bisa dihindari
adalah “SAKIT KEPALA”. Iyaa, gak tau
kenapa kalau udah mikir soal skripsi yang terbengkalai, skripsi yang selalu
salah dan kurang ini slalu aja bawaanya pusing terus. Karena gak bisa
dipungkiri, aku adalah tipe orang yang pemikir. Jadi, kalau satu masalah gak selesai,
hati dan otak ini gak bakalan tenang. Makanya beberapa bulan belakangan ini
sering sakit kepala liat laptop, tumpukan buku, apalagi kalau lagi diam keinget
skripsi dan kepastian kapan kita bakal tamat. Wah, jangan ditanya deh gimana
otak ini berpikir dan bekerja keras mikirinnya? Waktu itu aja, aku sempat
potong rambut karena saking stresnya. Tidur jadi gak nyenyak ya anggap aja
awut2an lah, jadi mendadak insomnia. Terkadang malah mikir, ada gak sih obat
amnesia biar otak ini gak mikir soal skripsweet mulu ? (*nah lho?) Emang sih, segala sesuatu itu sebenarnya gak
perlu dipikirin banget kayak gitu. Yang
terpenting itu adalah ACTION, bukan THINKING aja. Tapi sebagai seorang
manusia biasa yang gak sempurna, tentu hal ini gak bisa dihindari.
·
Begadang udah jadi makanan sehari-hari. Aku emang jarang banget begadang sih.
Karena mata ini memang gak bisa diajak kompromi buat “stay up late”. Walau udah dipancing sama secangkir kopi pun,
tetep aja gak bisa. Tapi disaat aku mengenal skripsi, disaat itulah aku juga mengenal
bagaimana cara begadang. Terkadang inspirasi, mood, dan ilham itu gak
bisa dipaksakan. Walaupun dari pagi, siang,sore udah sangat dipaksakan buat
mikir, tetapi terkadang tetap aja mood itu belum datang-datang. Apa musti bawa
mbah dukun ya buat mendatangkannya ? (*rada ngaco).
Disaat inspirasi itu gak datang-datang di siang harinya
dan waktu pun udah sangat kepepet, aku pun dengan terpaksa memilih begadang
demi nyelesain revisi skripsweet tercinta. Yaa begitulah, terkadang kreativitas
dan inspirasi itu mucul di saat waktu mepet gini. Kata orang-orang sih ini
namanya “the power of kepepet”. Rekor aku begadang baru cuma sampe jam 5 pagi.
Itupun berimbas demam 2 hari dan pusing berkepanjangan.
·
Lupa makan. Masih ingat gak kalau salah satu ciri –ciri makhluk hidup itu adalah
makan ? Tapi kita sebagai seorang makhluk hidup, terkadang koq bisa lupa makan
ya? Kalau kamu adalah mahasiswa, mungkin salah satu penyebabnya adalah karena
efek skripsi. Dikala sibuk ngerjain skripsi sering lupa makan. Gak tau kenapa,
udah gak berasa lapar aja kalau udah larut dalam kesibukan. Aneh banget ya? Apa
memang ada hubungannya pola pikir dan nafsu makan ? Anybody knows???
·
Sensitif. Ini juga hal yang gak bisa dihindari. Terkadang suka emosian dan sensitif
aja sama orang. Mahasiswa tingkat akhir pasti sangat sensitif dengan pertanyaan
KAPAN.
Tau gak apa?
Yapss, seratus buat yang jawab bener..
Pertanyaan “Kapan
wisuda?”
Pertanyaan yang manusiawi dan sangat logis ditanyakan
kepada seorang mahasiswa, tapi secara gak sengaja pertanyaan itu udah nusuk
dalam banget ke hati kita (*yang ngerasa mahasiswa tingkat akhir). Pedih
dan menusuk.
Hah? Gak percaya?
Yaudah, coba aja tusuk badan lo pake pisau.(*eh)
·
Galau. Aku gak tau kenapa akhir-akhir ini kata-kata galau populer banget di
kalangan anak muda. Apa ini dipopulerkan
oleh Pocong (*Akun tweet) ? atau temennya Pocong ? hahaha.
Tapi kayaknya kata galau ini cukup mewakili perasaan kita
kalau lagi gak enak hati. Kali ini kita gak cerita soal galau percintaan ya,
tapi galau karena skripsi. Penggalauan ini biasanya muncul dikala :
- Liat teman-teman udah pada sidang
- Liat teman-teman satu persatu udah wisuda aja
- Ditanyain kapan wisuda?
-
Ditanyain, koq belum tamat-tamat juga ?
Dari hati yang terdalam, aku juga gak mau kayak gini.
Tapi apa mau dikata.
Banyak hal yang bikin semuanya jadi rumit gini
·
Makan-makan. Obat kalau aku
stress slama ini adalah makan. Cari tempat makan yang enak bareng mba susi.
Atau, kalau gak sempat, menghibur diri aja dengan makan cokelat atau es krim n
sesekali nonton. Ahli kesehatan juga udah mengakui, kalau zat yang terkandung
dalam cokelat itu mang bisa menghilangkan stress koq. Jadi, aku gak salah pilih
kan? :p
Ya sudahlah dinikmati, disyukuri
n dikerjain pastinya. Di dalam doa, aku selalu berharap moga aja besok adalah
hari keberuntunganku. Moga Pak Dosen berkenan meng-ACC dan memberi lampu hijau
buat bisa sidang secepatnya.
Aminnnnn, Yaa
Rabb ^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar