Sabtu, 01 November 2014

FAKTA TENTANGKU….(edisi jujur bgd lho…)



Udah lma mengendap di draf….akhirnya berani saya publish jga…

Pada dasarnya kita akan lebih mudah untuk menilai sifat, sikap, karakter, kejelekan dan keburukan, maupun kebaikan dari orang lain. Hanya dalam sekejap, sekali lihat mungkin kita bisa menilai orang lain. Namun jika kita ditugaskan untuk menilai mengomentari diri kita sendiri, itu adalah sebuah kerja keras.

Tapi setelah dipikir-pikir, di tag di blog itu jauh lebih menyenangkan... terimakasih untuk Kak Arie Saya bisa cuap-cuap panjang memperkenalkan diriku kepada khalayak ramai. Saya sudah bosan selama ini bersikap sok misterius dan mungkin karena itu juga, karena begitu sulitnya menggali informasi tentang diriku, para pengagumku pergi meninggalkanku... jengjengjeng... bah! Ini apaan si?!! Hihihi... tulisan tentang diri saya ini, secara langsung membuat saya semakin dekat dengan diriku sendiri. Membuat saya semakin mengenal siapa saya. Bukankah ada sebuah hadis yang meriwayatkan, “Siapa mengenal dirinya pasti mengenal Tuhannya”?!! (Jangan tanya ini hadis yang diriwayatkan oleh siapa, jika penasaran, silahkan tanya kepada guru agama kalian masing-masing, saya tidak punya kemampuan untuk menjawabnya). Jadi... inilah saya.

1.    Lahir di Yogyakarta, 26 Juni 1992 ank tunggal dri Ibu Sulasmi n Bpk Kasidin.
2.   Panggilanku macem2, mulai dari mumut, mutia, cemut, imut, mut, ndok, ade, kk, n masih bnyak lg dh….ya tp yg baik2 ya…
3.   Anak kesayangan pastinya cz katanya saya dinanti2 selama 7tahun pernikahan ibu n bpk saya.
4.   Dari MDA, SD, SMP, SMA selalu jln kaki cz dkt bgd skulnya. Pernah ikut olympiade computer waktu SMA..
5.   Waktu SMA saya jurusan IPA, skarang kuliah jurusan SISTEM INFORMASI, next saya mau kuliah PGSD…(doakan ya teman2…)
6.   Hobbinya baca buku2 absurd, motivasi, islami, n nonton di blitzmegaplex
7.    Suka bgd sama kerupuk, kecap, biscuit baby n warna pink…
8.   Pernah suka sama pria bertipe pemimpin seperti ketua OSIS yg pintar, ga bnyak bertingkah n tanggung jawab sama tugas2nya…(tp smpai sekarang udh lulus sekolah blm lihat yg kya gtu..)
9.   Bisa bercerita berjam2 tanpa diminta jika sudah nyaman sama seseorang, tapi bisa diam seribu bahasa ketika marah…(menurut saya ini absurd bgd…)
10.  Lebih suka menyelesaikan masalah dengan tahajud n nangis tengah mlm…klo lg cape n kesel trus ga tau brbuat apalagi pasti cuma bisa nangis. Satu hal lg klo w lagi nangis jgn ditanya kenapa, krna akn smakin deras air mata yg mengalir…(lebih absurd kn….#cengeng)
11.   Susah berkata tidak bisa jika disuruh, pendiem n jutek sama pria yg suka menjual diri :( (saya suka pria yg membuat saya penasaran…)
12.  Pernah pacaran selama 6tahun,,, 3tahun pertama ga pernah jalan bareng padahal 1 yayasan Cuma beda jurusan…smp2 saya prnh sakit dijenguk pagi2 n saya jd semangat bgd buat skul..sblum pria itu dtng saya udh pke seragam skul cz dlm hati pasti bisa brngkat brng (#ngarep) eh pria itu malah bilang “mas brngkat dluan ya de” menyebalkan….:( akhirnya saya protes n berhasil esok paginya saya berangkat bareng ke skul…u know that (saya dijemput jam 06.00 wib n berhasil brangkat bareng)…mau apa coba ngajak berangkat jam sgitu cz pas sampai skul juga cuma ada babe penjaga skul yg belum bukain gerbang skul di parkiran belakang…tp semua ini karna backstreet cz tau sendiri disekolahan saya itu pria n wanita dipisahin semacam pesantren gtu n ga blh ada yg blh ngobrol atau ketemu sama lawan jenis klo blm muhrim…#KerennyaSekolahSaya . sisanya ya masing2,, sms sehari bisa dihitung bahkan hampir tidak pernah...
13.  Pernah nyaman sama seorang priadewasa, baik hati, romantis dengan lagu2nya yang selalu dikirim via sosmed…ex (Michael buble: home, everything n close your eyes) (Brian McKnight: Marry your daughter) n (paramore: the only exception) seperti tersihir dengan pertemuan yang singkat itu,,,until now…(dnger lagu taylor swift_enchanted ya)…
14.  Banyak cita-cita tetapi tidak ada ambisi
Cita-citaku itu jika dituliskan di selembar kertas folio akan memenuhi halamannya, depan mau pun belakang. Dulu, ketika masih labil dan hidupku dipenuhi amarah dan ketergesaan, aku membuat list mimpi-mimpi ku dan target untuk mencapainya. Juga cara-cara bagaimana saya bisa mencapai cita-citaku itu. Semua hal yang kulakukan adalah untuk segera mencapai cita-cita tersebut.

Kini, setelah saya jauh lebih tenang dan mungkin jauh lebih dewasa dalam berpikir, saya pun lebih santai dalam menyikapi hidup ini. Saya lebih banyak menikmati hidup dan alam disekitarku. Lebih banyak bersantai dan pada akhirnya tidak terlalu ngoyo, harus, wajib, kudu, untuk meraih cita-citaku itu.

Biarkan semuanya mengalir... pada akhirnya arus itu akan membawaku ke sana. Cepat atau lambat... dan jika saya meninggal dan masih banyak cita-citaku yang belum tercapai, anggap saja itu bonus, bonus demi bertemu lebih cepat dengan Sang Kekasih.

15.   Tidak bisa berbasa-basi
Bagi saya berbasa-basi itu perihal yang sangat melelahkan dan menguras banyak tenaga. Juga membosankan dan menyebalkan. Kenapa orang-orang tidak langsung saja berbicara intinya?!! Mengapa perbincangan selalu dimulai dengan basa-basi busuk ini? Dan kenapa memangnya kalo tiba-tiba saya malas berbicara dan hanya diam seharian? Haruskah saya mengeluarkan perkataan yang tiada guna?

16.   Susah mengingat nama
Sering ketika bertemu seseorang yang saya kenal tetapi namanya saya lupakan,saya hanya tersenyum super manis dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan super standar saja; Apa kabar? Dengan siapa? Sudah lama saya menyerah memeras otak mengingat nama-nama itu, dia akan muncul sendiri kepermukaan pada akhirnya. Seperti mayat yang dibuang ke air suatu saat pasti akan terapung kembali... #plak kecuali bila habis disantap ikan maupun buaya ya...

17.   Mandiri tapi sebenernya sangat manja
Nah ini membingungkan juga ya?!! Hahaha

Sebagai anak tunggal, karena itulah saya menjadi anak yang manja, hanya saja situasi yang membuat saya harus menjadi mandiri dan tidak bisa (tidak ingin tepatnya) mengandalkan orang lain. Saya merasa dengan mengandalkan orang lain, menggantungkan hidup pada orang lain, orang itu punya kuasa yang sangat besar untuk menyakitimu jika ia meninggalkanmu. Saya tidak menyukai perasaan itu. Selain itu saya tidak suka dibantu karena orang-orang merasa kasihan kepadaku. Ah ia saya sangat benci dikasihani!

Tapi jauh di dalam sana saya masihlah seorang anak yang manja... senangnya saya menemukan seseorang yang membuatku bisa menanggalkan kemandirianku dan menjadi super manja padanya. Bahkan meskipun dia sebel dengan sifatku yang manja itu, saya tidak peduli! HAHAHAHA...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar